Monday, August 22, 2016

Kontroversial: Jokowi Dan Sortali

Ada yang tersisa dari lawatan RI-1 ke tanah Batak, penutup kepala "Toga Sortali" yang dikenakan Jokowi jadi perdebatan membingungkan. Akupun heran, 38 tahun jadi orang Batak baru kali ini tengok yang macam itu.

Toga Sortali adalah penutup kepala yang biasanya dipake raja-raja tertinggi dalam koloni orang Batak, konsepnya rumbai Ulos menjuntai di telinga kiri dan kanan pemakainya. Yang dipakai pak presiden juga begitu, hanya saja sedikit lebay, rumbainya berwarna blonde dan terlalu panjang. Kesannya pakde lagi pake wig. What the f*ck?! Yang lebih lucu, rumbai ini kelihatan seperti extension (tambahan). Seharusnya, murni dari kedua ujung Ulos yang dililitkan sedemikian rupa di kepala.

Sortali Jokowi - BatakGaul
Aku pribadi sih gak masalah, setidaknya 90% masih mencirikan Batak Toba, dan apalah urusan fashion dibanding esensi kunjungan orang nomor satu di republik ini kemarin. Yang kusayangkan, entah apa motivasi desainernya (masih rancu, ada yang bilang Merdi Sihombing, sebagian mengatakan Edward Hutabarat), sehingga mister president jadi terlihat lucu. Namun, konon, ini udah terlebih dulu mendapat persetujuan dari tokoh-tokoh adat Batak di Tobasa, so, bear with it!

Kanan: Well-Known Sortali - TribunMedan
Sortali Petinggi Parmalim (Agama Tradisional Batak) - TheJakartaPost

Kalo kau bukan orang Batak, penting gak penting buatmu mungkin aku kasih tau aja, Ulos adalah fabric resmi kami. Ulos, sedikitnya tercatat 20 macam yang diklasifikasikan berdasarkan motif, bahan, dan kerumitan pengerjaannya. Dalam ritual adat, Ulos biasanya disandang, disarungkan, atau diikatkan ke kepala. Bisa juga untuk diberikan kepada orang lain. 20 macam Ulos tadi punya fungsi sakral tersendiri, tidak boleh sembarangan dipake atau diberikan, aturannya ada; kapan, ritual apa, kepada siapa. Contohnya Ulos yang digunakan pakde adalah jenis Tumtuman, dipake/diberikan kepada orang yang dihormati dan dianggap berjasa kepada orang Batak (Toba).

Casual Sortali, Untuk Orang Muda - Blogspot

0 comments:

Post a Comment