Thursday, August 18, 2016

Saya Suka Pria Pekerja Keras!


Tiap hari aku dikelilingi para perawan tua (bagi yang masih perawan), gak ada penjelasan tertentu mengenai ini. Terjadi begitu aja di lingkungan pekerjaan. Entah awak harus nangis apa senang sama kondisi kek gitu.

Perempuan-perempuan matang ini kerap minta dikenalin sama sosok-sosok tertentu, ya dipikirnya aku punya sahabat-sahabat yang hebat. Andai aja mereka tau, aku cuma berteman dengan trenggiling. Aku lantas nanya sebenarnya kriteria laki-laki yang mereka cari macam mana?

Dan ini udah berlangsung bertahun-tahun lho, pertanyaan yang sama, gak kawin-kawin juga. Ini sebenarnya punya niat atau macam mana? Mereka tak kelihatan seperti punya kendala. Fisik bagus, kerjaan ada, jadi pikiranku langsung beranggapan justru mereka inilah yang aslinya terlalu menyortir laki-laki.

"Seperti abang", ini jawaban teratas di polling, vroh! Kau jangan sirik ya. Sebenarnya akupun gak mau di posisi ini, terlalu banyak beban. Sungguh. Kau gak usah langsung ketawa, kalo ketawa kau nomor satu, di sekolah bodoh!

Yang begini, yang begitu, yang begono. Meluncur jawaban dari mulut-mulut mereka. Aku tertarik sama satu jawaban dan ini ada di urutan kedua terbanyak. "Saya suka laki-laki pekerja keras, bang!"

Pekerja Keras - MalangDaily
Pekerja keras?

OK, jadi kubilang; Menikahlah sama petani. Mereka jam 5 pagi udah bangun, jalan kaki berkilo-kilo sampelah di ladang jam 7. Tanpa banyak babibu langsung mencangkul, menyiangi rumput, menanam, angkat ini, angkat itu, membabat, non stop hingga jam makan siang sekitar 1.30. Bukan cuma otot, mereka juga harus mikir macam mana biar tanamannya tumbuh subur dengan penghematan, mikir cara kreatif menanggulangi gulma, binatang perusak, mikir biaya sekolah anak-anaknya. Mikir, kerja, mikir, kerja. Kadang, para petani merasa hidupnya bukan lagi dirinya sendiri, melainkan sebuah pengabdian untuk orang lain.

Istirahat sebentar, pukul setengah tiga lanjut lagi dengan aktifitas serupa sampai matahari terbenam. Tiba di rumah jam 8 malam, makan dan bercengkerama dengan keluarga. Jam 9 nanti dia masih menggiling kopi buat dijual besok. Jam 10 atau 11 barulah dia beristirahat, untuk besoknya kembali berjibaku. Aku gak tau ada pekerjaan yang lebih keras dan lebih membosankan dari itu!

Sebagai reaksi, pinggangku wajib jadi sasaran cubitan. Aku lari. Aku paling gak tahan geli, coy!

"Bukan gitu bang, maksudnya dia aktif kesana kemari ngerjain apapun yang bisa menghasilkan, punya banyak mata pencaharian, orang sibuk."

Bikin Keras - Chant Felicia
What the f*ck? Itukah definisi pekerja keras?

"Oh, kalo gitu sih bilang aja orang kaya. Gaya amat pake istilah pekerja keras segala!", kujawab gitu mereka cuma bisa bersungut-sungut. Iya suka-suka abanglah, gitupun jadi. Biar cepat. Kenalin ya, bang!

"Pekerja Keras" itu mentalitas, vroh! Bukan status, apalagi jumlah uang di rekening! Pekerja keras adalah mereka yang memiliki etos kerja kuat, mereka fokus terhadap apa yang mereka kerjakan, percaya dengan apa yang mereka kerjakan, dan punya tujuan atas apa yang sedang dikerjakan. Pekerja keras gak cuma pebisnis kelas berat dan kaya raya, tukang tambal ban juga banyak kok pekerja keras. Petani yang kusebut diatas, termasuk!

Tapi, kalian mau salto sambil kayang menetapkan standar dan kriteria calon pasangan, pemenangnya tetap CINTA! Love conquers all!

0 comments:

Post a Comment